Dalam dunia komunikasi data global dan perkembangan teknologi informasi yang terus menerus serta perkembangan perangkat lunak yang pesat, keamanan merupakan isu yang sangat penting, baik itu keamanan fisik, keamanan data, keamanan data dll. atau keamanan aplikasi. Kita harus menyadari bahwa mencapai keamanan sama sekali tidak mungkin, seperti halnya di dunia nyata saat ini. Tidak ada area yang benar-benar aman, meskipun petugas keamanan telah dikerahkan di area tersebut, serta mengamankan sistem komputer. Tapi yang kini kita bisa lakukan adalah mengurangi dari dampak gangguan keamanan komputer. Metode keamanan sistem informasi yang umum dikenal adalah kata sandi. Secara tidak sengaja, kata sandi memainkan peran penting dalam keamanan informasi (rahasia) pribadi. Di beberapa aplikasi terkait perangkat lunak, seperti ponsel, kartu ATM, dll, juga terdapat sistem keamanan yang fungsinya mirip dengan kata sandi; biasa disebut PIN. Walaupun hanya terdiri dari angka, penggunaannya sama dengan kata sandi, termasuk keamanan informasi. Informasi yang disimpan biasanya dalam bentuk digital.

Definisi Keamanan Komputer

Banyak teori dan penjelasan soal definisi keamanan komputer, namun Keamanan komputer dapat diartikan sebagai suatu tindakan pencegahan serangan oleh pengguna komputer atau akses jaringan yang tidak bertanggung jawab dan yang akan mengakibatkan kerusakan baik software maupun hardware.

Aspek Keamanan Komputer

Inti dari keamanan komputer adalah untuk melindungi komputer dan jaringannya untuk tujuan mengamankan informasi yang dikandungnya. Keamanan komputer sendiri memiliki beberapa aspek, antara lain:

(Privacy) adalah sesuatu yang bersifat rahasia (private). Intinya adalah untuk mencegah informasi dilihat oleh orang yang tidak berkepentingan. Contohnya adalah email atau file lain yang tidak dapat dibaca oleh orang lain, bahkan administrator sekalipun. Pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan teknologi enkripsi, sehingga hanya pemilik informasi yang dapat mengetahui informasi yang sebenarnya.

(Confidentiality), yaitu data yang diberikan kepada pihak lain untuk tujuan tertentu tetapi distribusinya tetap terjaga. Contoh data pribadi seperti: nama, alamat, nomor kartu identitas, nomor telepon, dll. Kerahasiaan akan diperhatikan ketika seseorang diminta untuk membuktikan kejahatan seseorang, baik pemegang informasi memberikan atau tidak memberikan informasi kepada pemohon atau melindungi pelanggan.

(Integrity), menekankan fakta bahwa informasi hanya dapat diubah oleh pemilik informasi. Terkadang data terenkripsi tidak dapat mempertahankan integritasnya karena teks enkripsi mungkin telah berubah. Contoh: Integrity attack ketika email yang dikirim di tengah jalan disadap dan isinya berubah, sehingga email yang dituju berubah.

(Autentication), ini akan dilakukan ketika pengguna masuk dengan nama pengguna dan kata sandi, terlepas dari kecocokan atau tidak, kecocokan akan diterima dan tidak ditolak. Ini biasanya melibatkan hak akses seseorang, apakah mereka adalah penonton resmi atau bukan.

(Availability), aspek ini menyangkut ketersediaan data pada saat dibutuhkan/diminta. Jika suatu data atau informasi terlalu terbatas, keamanan akan mempersulit akses data tersebut. Selain itu, akses yang lambat juga menghambat pencapaian aspek availability. Serangan yang paling sering dilakukan dalam hal ini adalah denial of service (DoS), yaitu kegagalan suatu layanan ketika ada permintaan data sehingga komputer tidak dapat melayaninya. Contoh lain dari penolakan layanan ini adalah mengirimkan begitu banyak permintaan sehingga komputer tidak dapat mempertahankan beban dan akhirnya komputer mogok.

Langkah-Langkah Keamanan komputer Meliputi:

1. Aset: Melindungi dan menjaga asset agar tetap aman baik itu hardware dan software adalah hal yang paling penting serta langkah awal dalam berbagai implementasi keamanan”

2. Analisis Risiko: “Mengidentifikasi risiko yang mungkin timbul, untuk mencegah serta memperbaiki problem yang terjadi pada keamanan komputer

3. Perlindungan: “Di era jaringan, kamu harus mengkhawatirkan keamanan sistem komputer kamu, apakah itu PC atau komputer perangkat yang saling terhubun.

4. Alat: “Alat yang digunakan pada PC memiliki peran penting dalam segi keamanan karena alat yang digunakan harus asli”

5. Prioritas: "perlindungan PC yang komprehensif".

Itulah sedikit penjelasan tentang keamanan komputer semoga dapat memberikan pemahaman lebih kepada kamu yang membaca dan dapat menjadi ilmu di masa yang akan datang. Jangan lupa baca artikel menarik lainya di website ini agar ilmu dan wawasan semakin bertambah. Goobye and see ya!